Haqiqah Sufiyyah

Pengertian Doa dalam Syarah Kitab Al Hikam

Pengertian Doa dala Syarah Kitab Al Hikam

PENGERTIAN DOA : JANGANLAH KARENA KELAMBATAN WAKTU PEMBERIAN TUHAN KEPADA KAMU, PADAHAL KAMU TELAH BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERDOA, MEMBUAT KAMU BERPUTUS ASA, SEBAB ALLAH MENJAMIN UNTUK MENERIMA SEMUA DOA, MENURUT APA YANG DIPILIH-NYA UNTUK KAMU, TIDAK MENURUT KEHENDAK KAMU, DAN PADA WAKTU YANG DITENTUKAN-NYA, TIDAK PADA WAKTU YANG KAMU TENTUKAN. Apabila kita ingin mendapatkan sesuatu apakah …

Pengertian Doa dalam Syarah Kitab Al Hikam Selengkapnya »

Mata Hati Yang Buta, Hijab Nafsu dan Hijab Akal

Mata Hati Yang Buta, Hijab Nafsu dan Hijab Akal

MATA HATI YANG BUTA  : KERAJINAN KAMU UNTUK MEMPEROLEH APA YANG TELAH TERJAMIN UNTUK KAMU DI SAMPING KELALAIAN KAMU TERHADAP KEWAJIBAN YANG DIAMANAHKAN KEPADA KAMU, MENUNJUKKAN BUTA MATA HATI. Hikmat ke 5 ini, Mata Hati Yang Buta, merupakan lanjutan dari Hikmat yang lalu. http://patriapurwakarta.com/allah-swt-mengatur-segala-urusan/ Imam Ibnu Atha’illah menceritakan pengaruh dari hijab nafsu dan hijab akal …

Mata Hati Yang Buta, Hijab Nafsu dan Hijab Akal Selengkapnya »

Allah SWT Mengatur Segala Urusan

Allah SWT Mengatur Segala Urusan

ALLAH SWT MENGATUR SEGALA URUSAN : ISTIRAHATKAN DIRIMU DARI MELAKUKAN URUSAN DUNIAWI KARENA APA YANG TELAH DIATUR OLEH SELAIN-MU TENTANG URUSAN DIRIMU, TIDAK PERLU ENGKAU IKUT CAMPUR MENGURUSNYA. Dalam bertauhid ada dua cara yang dapat ditempuh, yaitu pertama bertauhid dengan nalar dan kedua bertauhid dengan hati. Ruang nalar adalah ilmu pengetahuan dan ruang lingkup pengetahuan …

Allah SWT Mengatur Segala Urusan Selengkapnya »

Keteguhan Benteng Takdir, Syarah Kitab Al Hikam

Keteguhan Benteng Takdir, Syarah Kitab Al Hikam

BENTENG TAKDIR : KEKUATAN SEMANGAT (AZAM, CITA-CITA, IKHTIAR) TIDAK MAMPU MENEMBUS DINDING TAKDIR. Kalam Hikmat yang pertama, Perbuatan Lahiriyah dan Suasana Hati, menyentuh tentang hakikat amal yang mengentarakan pada pengertian tentang amal lahiriyah dan amal batiniyah. Hikmat tersebut juga mengajak kita memperhatikan amal batiniyah (suasana hati) yang mempunyai hubungan dengan amal lahiriyah yang kita lakukan. …

Keteguhan Benteng Takdir, Syarah Kitab Al Hikam Selengkapnya »

Ahli Asbab dan Ahli Tajrid Syarah kitab Al Hikam

Ahli Asbab dan Ahli Tajrid Syarah kitab Al Hikam

Ahli Asbab dan Ahli Tajrid ; KEINGINAN KAMU UNTUK BERTAJRID PADAHAL ALLAH MASIH MELETAKKAN KAMU DALAM SUASANA ASBAB ADALAH SYAHWAT YANG SAMAR, SEBALIKNYA KEINGINAN KAMU UNTUK BERASBAB PADAHAL ALLAH TELAH MELETAKKAN KAMU DALAM SUASANA TAJRID BERARTI TURUN DARI SEMANGAT DAN TINGKAT YANG TINGGI. Pada tulisan sebelumnya, Perbuatan Lahiriyah dan Suasana Hatimenerangkan tanda orang yang bersandar …

Ahli Asbab dan Ahli Tajrid Syarah kitab Al Hikam Selengkapnya »

Perbuatan Lahiriyah dan Suasana Hati

PERBUATAN LAHIRIYAH DAN SUASANA HATI, SEBAGIAN DARI TANDA BERSANDAR KEPADA AMAL (PERBUATAN LAHIRIYAH) ADALAH BERKURANGNYA HARAPAN (SUASANA HATI) TATKALA BERLAKU PADANYA KESALAHAN Imam Ibnu Atha’illah memulai Kalam Hikmat beliau tentang hakekat Perbuatan Lahiriyah dan Suasana Hati ini dengan mengajak kita merenung kepada hakikat amal. Amal dapat dibagi pada dua jenis yaitu amal perbuatan lahiriyah dan …

Perbuatan Lahiriyah dan Suasana Hati Selengkapnya »

Sejarah Hidup As Syaikh Ibnu Atha’iLlah as Sakandari

Syeikh Ibnu Atha’illah as-Sakandari (1250 – 1309 M) hidup di Mesir di masa kekuasaan Dinasti Mameluk. Ia lahir di kota Alexandria (Iskandariyah), lalu pindah ke Kairo. Di kota inilah ia menghabiskan hidupnya dengan mengajar fiqh mazhab Imam Maliki di berbagai lembaga intelektual, antara lain di Masjid Al-Azhar. Syeikh Ibnu Atha’illah as-Sakandari (1250 – 1309 M) …

Sejarah Hidup As Syaikh Ibnu Atha’iLlah as Sakandari Selengkapnya »