Good Looking, resesi dan tanda kebangkitan

Good Looking, Resesi dan tanda tanda kebangkitan.
dResesi, Good Looking dan tanda tanda kebangkitan.

Tulisan ini sebetulnya adalah hasil diskusi dengan teman teman di Madani Corner pada hari sabtu sore 12 September 2020 yang lalu. Diskusi ini mengangkat tema Good Looking, Resesi dan tanda tanda kebangkitan.

Resesi

Ekonomi kita di ambang resesi, Pasalnya pada kuartal II-2020 ini, ekonomi Indonesia -5,3% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Jika nantinya pada kuartal III-2020, ekonomi kembali mengalami minus, (di beberapa media kita baca memang sudah minus), maka kita akan menyusul negara seperti Singapura dan Jerman mengalami resesi.

Resesi itu apa ? resesi itu suatu kondisi ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

Apa yang terjadi Ketika resesi ? Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan yang pada akhirnya mengakinatkan :

  • Daya beli makin turun
  • Banyak Perusahaan tutup
  • Banyak Pengangguran
  • Pemerintah akan  berat memberikan bantuan
  • Terhentinya pasokan2 kebutuhan sekunder dan primer, terhentinya produksi
  • Timbul gerakan2 melawan pemerintah (mungkinkah ?)

Covid-19

Pada saat yang sama kita juga melihat, mendengar dan membaca bahwa kurva pandemi Covid-19 masih terus naik. PSBB tahap 2 mungkin akan di terapkan dalam skala yang lebih besar dan lebih ketat.

2 kalimat ini saja, resesi dan covid-19  sudah cukup membuat kita ngeri, galau gundah gulana dan ketakutan. Ketika mendengar tetangga kita meninggal karena covid-19 saat yang sama kita juga dengar tetangga yang lain di PHK sementara kita juga sudah beberapa bulan ini hidup hanya mengandalkan uang tabungan, mantab (makan tabungan).

Lalu apa yang bisa kita Lakukan ?

Setidaknya ada 2 hal yang bisa kita lakukan, 1 secara maknawi 2 secara teknis.

Secara Maknawi

Secara maknawi Rasulullah saw mengajarkan satu doa, Ketika menghadapi suasana hati resah, gelisah, gundah gulana dan cemas akibat hutang dan tekanan manusia.

Dari abi sa’d al kudri ra berkata : suatu hari Rasulullah saw masuk masjid, tiba-tiba bliau bertemu dengan seorang anshar yang bernama abu umamah. Rasululla saw bertanya, wahai abu umamah mengapa kamu duduk duduk di masjid di luar waktu shalat ? abu umamah ra menjawab : karena kegalauan yang menimpa hatiku dan hutang-hutangku wahai rasulullah. Rasulullah saw bersabda : bukankah aku telah mengajarimu beberapa bacaan yang bila kau baca niscaya Allah akan menghilangkan rasa galau dari dirimu dan melunasi hutang-hutangmu ? abu umammah berkata betul wahai rasulullah, Rasulullah saw bersabda ketika pagi dan sore ucapkanlah

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَـمِّ وَالْحَزَنِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْـِز وَاْلكَسَلِ .وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْجُـبْنِ وَالْبُخْـلِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَتِ الدَّيْنِ وَقَـهْرِ الرِّجَالِ

Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, Aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, Aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan hutang dan kezaliman manusia.” (HR Abu Dawud 4/353)

Kemudian aku melakukan perintah tadi, maka Allah menghilangkan rasa galau dari diriku dan melunasi hutang hutangku. (HR Abu Dawud).

Nah, kita coba amalkan doa itu, baca tiap pagi dan petang.

Yang ke 2 secara teknis

  • uang cash menjadi sangat penting. agar bisa menjadi modal ketika situasi sulit menerpa. Misalnya PHK atau bisnis melemah
  • kebutuhan lainnya juga ada baiknya untuk ditunda. Terutama yang sekunder atau tersier.
  • Untuk investasi bisa ditunda terlebih dahulu. Khususnya investasi yang sifatnya untuk jangka panjang dan sulit untuk dicairkan.
  • Jangan panik. (misalnya, dengan memborong barang-barang di pasaran sehingga pasokan menjadi langka)
  • Evaluasi sumber penghasilan
  • Atur ulang budget rumah tangga, sesuaikan lagi 3 pos yang biasa  yaitu Living – Saving – Playing.
  • Siapkan Dana Darurat, (usahakan siapkan dana darurat 12 kali pengeluaran rutin bulanan)
  •  Jual barang yang bersifat tersier dan jarang terpakai. Opsi gadai bisa dipertimbangkan dalam kondisi mendesak. Sedangkan pinjaman dana tunai adalah yang terakhir.
  • Cari Aktivitas Free, agar tidak jenuh atau bosan. Usahakan  aktivitas yang minim modal.
  • Tunda Pembelian dengan Sistem Cicilan
  • hindari hutang yang berbunga

Good Looking

Belum tenang fikiran kita menghadapi ancaman resesi dan covid-19. Kita di hebohkan dengan pernyataan Mentri agama yang mengeluarkan pernyataan kontroversial yang segera menjadi viral.

Pernyataan Bliau Tentang anak anak muda good looking sebagai agen radikalisme. Dengan modal good looking mereka masuk ke masjid, aktif di masjid termasuk di dalam nya rajin membaca dan menghafal Al Qur’an lalu menanamkan faham radikalisme.

Saya tidak ingin berpolemik tentang pernyataan bliau itu, tetapi ini memberi satu kesadaran baru bagi saya, bahwa benar ternyata ada orang orang yang takut kehilangan kekuasaan atau setidaknya takut kehilangan apa yang selama ini bisa mereka nikmati dengan mudah bila kelak, muncul generasi baru dari umat ini yang mereka tidak sama dengan generasi yang ada saat ini.

Siapakah mereka ?

Apakah mereka adalah generasi yang seperti yang di sebutkan dalam surat Al Maidah ayat 54 ?

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.

di situ ada isyarat kelak akan ada generasi baru yang mereka mencintai Allah dan Allah mencintai mereka, mereka orang orang yang lemah lembut, ber akhlaq dan berbudi luhur tetapi pada saat yang sama mereka tegas terhadap kemungkaran, mereka tidak takut dan ragu untuk berjuang membela agama Allah.

Apakah mereka good looking ? wallahuaalam, apakah mereka berbahaya ? bisa jadi iya bagi Sebagian orang yang merasa eksistensi nya terancam.

Tetapi sebetulnya kemunculan anak anak muda ini cukup unik, mereka bukan hanya good looking, tapi juga terdidik, terkoneksi dan yang keren nya lagi memiliki good attitude.

Jadi kesimpulan nya jika good looking ini di bingkai dengan good attitude maka ini adalah berkah bagi bangsa ini.

Bayangkan apa yang bisa di berikan oleh anak anak muda cerdas terdidik, dengan akhlaq yang mulia dan tulus bekerja untuk kejayaan bangsa nya ?

Mungkin merekalah kelak yang akan mewujudkan cita cita pendiri bangsa dahulu, yaitu menghadirkan  suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,

Klo memang seperti itu realita nya, maka tampaklah sudah tanda tanda kebangkitan bangsa ini, bangsa besar yang akan menjadi Kontributor bagi peradaban umat manusia.

[ patriapurwakarta.com ]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *