Tujuan Kepemimpinan Dalam Islam

Kepemimpinan Dalam IslamPengajian Bulanan Pengurus Daerah IKADI Kab Purwakarta  (26/02/17) kali ini bertema kan Kepemimpinan Dalam Islam.  Hadir sebagai penceramah KH Hasan Sobari, Lc dari Bojong. Pelaksanaan Kajian bertempat di Masjid Perum Griya Utami, Cikopo, Purwakarta.

 

Berikut adalah poin poin materi yang di sampaikan oleh KH Hasan Sobari, Lc tentang Kepemimpinan Dalam Islam.

 

Secara Etimologi makna memimpin adalah menuntut,menunjukan jalan dan membimbing, sedangkan secara Terminologi Memimpin adalah Aktifitas untuk mempengaruhi prilaku orang lain agar mereka mau di arahkan untuk mencapai tujuan tertentu

 

Dasar Kepemimpian Dalam Islam

 

Tauhid  QS Al-Ikhlas ayat 1-4 / Al-Baqoroh , ayat :163

 

Persamaan derajat sesama umat manusia .QS Al-Hujurat :13

 

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

 

Persatuan atau Ukhuwah Islamiyah . QS 3:103

 

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

 

Musyawarah Mufakat . QS 3:159

 

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu *

 kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya  Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

 

*Maksudnya: urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya.

 

Berkeadilan dan kesejahteraan bagi seluruh umat . QS Al-ahl :90

 

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

 

 

Landasan Kepemimpinan

 

Al-Qur`an

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di mukabumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbihd engan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya akumengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

QS Al-Baqoroh ayat 30

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah iakepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

 

Dan  Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untukmereka, danDia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. danBarangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.

QS An-Nuur ayat 55

 

Hadits Rosullulah SAW

 

Dari Nukman bin Basyir, katanya, ‘Suatu ketika kami sedang duduk2 di Masjid Nabawi dan Basyir ituseorang yang tidak banyak bercakap. Datanglah Abu Saklabah lalu berkata ”Wahai Basyir bin Saad, adakah kamu hafal hadis Rasulullah tentang para pemerintah?’

Huzaifah RA lalu segera menjawab.”Aku hafalakan khutbahRasulullah SAW itu.”Maka duduklah Abu Saklabah Al Khusyna untuk mendengar hadis berkenaan dengan itu

Maka kata Huzaifah RA, Rasulullah SAW telah bersabda.“Telah berlaku Zaman Kenabian keataskamu, maka berlakulah Zaman Kenabian sebagaimana yang Allah kehendaki.Kemudian Allah mengangkat  zaman itu seperti yang Dia kehendaki.

Kemudian belakulah zamanK ekhalifahan (KhulafaurRasyidin) yang berjalan seperti mana Zaman Kenabian. Maka berlakulah zaman itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya.
Lalu berlakulah zaman raja-raja yang zalim( malikuna’adhun/zamankesultanan ). Berlakulah zaman itu seperti yang Allah kehendaki.Kemudian Allah mengangkatnya pula.

Kemudian berlakulah zaman penguasa diktator (mulkanjabbariyan/penguasa yang memaksakan ideologi yang bukan ideology islam, dan hukum yang bukan dari hokum islam) dan berlakulah zaman itu seperti mana yang Allah kehendaki.

Kemudianberlakulah pula zamankekhalifahan yang berjalan di atas cara hidup ZamanKenabian.”
KemudianRasulullah SAW pun diam.

(Haditsdiriwayatkanoleh Imam Ahmad bin Hanbal di dalamkitabnyaMusnad Al Imam Ahmad bin Hanbal, Juzuk 4, halaman 273.Juga terdapatdalamkitab As-SilsilatusSahihah,Jilid 1, hadisnomor 5.]

 

Dan sekarang kita berada pada pase ke 4 dari 5 pase kepemimpinan yang di jelaskan dalam hadits di atas

 

Kisah Para Sahabat

 

Ketika Rosulullah saw wafat,mereka tidak terus terbawa kesedihan karena sang kekasih, pemimpin Umat , Rosulullah saw telah tiada tapi para sahabat segera melakukan Rapat besar  yang bertempat di Saqifah Bani Saidah, sebuah rumah yang berada di sebelah kanan masjid nabawi untuk memusyawarahkan siapa yang akan menjadi pengganti untuk memimpin kaum muslimin pada saat itu, sementara mereka belum berani memakamkan Rosul sebelum terpilihnya salah seoarang sahabat yang akan memimpin kaum muslimin

 

Tujuan kepemimpinan dalam Islam

 

Menurut Imam Mawar di dalam Al-Ahkam Asulthoniyah nya, ada dua tujuan dari kepemimpinan dalam islam,  yaitu :

  1. Pengganti misi kenabian dalam menjaga agama
  2. Mengatur urusan dunia

 

Dengan itu AL-Mawardi mengatakan bahwa tugas seorang pemimpin adalah :

 

  • Menghadirkan rasa keadilan.
  • Menghadirkan rasa aman
  • Menghadirkan rasa Kesejatraan
  • Menghadirkan penghambaan dan pengabdian kepada Allah SWT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tersimpan di Religi Dengan label: , , ,
%d blogger menyukai ini: