Macam Macam Tujuan Hidup Manusia

Macam Macam Tujuan Hidup Manusia

Macam Macam Tujuan Hidup Manusia

Penting sekali bagi manusia untuk memiliki tujuan yang jelas dan terarah dalam hidupnya,  A man without a goal, is like a boat whithout destination, begitulah tanpa Tujuan Hidup Manusia  akan terombang ambing dalam kebimbangan dan keputus asaan

Dalam keseharian kita akan menemukan macam macam tujuan hidup manusia, tetapi bagaimana dengan kita sebagai seorang muslim ? apa sebenernya tujuan hidup manusia yang hakiki ?

 

Berikut ini adalah Macam Macam Tujuan Hidup Manusia menurut Al Qur’an

Macam Macam Tujuan Hidup Manusia

 

Al Qur’an menjelaskan bahwa sebagian manusia menjadikan makan dan kesenangan sebagai tujuan hidupnya, Allah swt berfirman :

 

“Dan orang-orang yang kafir itu bersenag-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makanya binatang-biantang dan neraka adalah tempat tinggal mereka”

(Muhammad:12)

 

Al Qur’an menjelaskan bahwa sebagian manusia menjadikan perhiasan dan kekayaan sementara sebagai tujuan hidupnya, Allah swt berfirman :

 

“Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang di ingini, wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah lading. itulah kesenangan hidup di dunia. Dan, di sisi Allah lah tempat kembali yang baik (surga)”

(Ali Imran:14)

 

Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa ada sebagian manusia yang menjadikan penyebaran fitnah, kejahatan, dan kerusakan sebagian tujuan hidupnya. Firman Allah swt :

 

“Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya. Padahal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kerusakan.”

(Al-Baqarah:204-205)

Itulah beberapa tujuan manusia dalam menjalani hidupnya. Allah telah membersihkan kaum mukminin dari tujuan-tujuan buruk itu dan mencanangkan untuk mereka sebuah tujuan yang lebih mulia lagi luhur.

Di atas pundak mereka Allah meletakkan beban besar yang sangat luhur, yaitu tugas membawa manusia ke jalan kebenaran, membimbing mereka ke jalan kebaikan, menerangi seluruh penjuru dunia dengan matahari Islam. Dengarlah firman Allah,

“Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu, dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu, dan begitu pula dalam (Al-Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu kepada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”

(Al-Hajj:77-78)

Al-Qur’an menjadikan kaum muslimin sebagai mandataris-Nya di hadapan umat manusia, memberikan kepada mereka hak kepemimpinan dan kewenangan atas dunia untuk menunaikan mandat suci itu.  Jadi kekuasaan itu adalah hak kaum muslimin, bukan hak Barat atau siapa pun. Keberadaannya adalah demi peradaban Islam, dan bukan peradaban materialisme.

Tersimpan di Religi Dengan label: , , , ,
%d blogger menyukai ini: