3 Tips Cara Mengasah Pisau Yang Benar

Tips Cara Mengasah Pisau tajam dan awet tahan lama

Tips Cara Mengasah Pisau

Tips Cara Mengasah Pisau. Menjelang hari raya kurban atau idul adha banyak sekarang orang mencari informasi tentang Tips Cara Mengasah Pisau, hal ini dapat di fahami mengingat pisau yang terawat baik dan tajam sangat di butuhkan terutama oleh para panitia idul kurban.

 

Selain itu pisau yang tajam dan terawat bukan hanya di butuhkan saat menjelang idul adha saja, tetapi sepanjang waktu sepanjang hari ibu ibu rumah tangga pasti membutuhkan pisau yang terawat dan tajam, masalahnya tidak banyak di antara mereka yang mengerti bagaimana cara nya merawat dan mengasah pisau dengan benar.

 

Sebagus dan sebaik apapun bahan pembuat pisau bila tidak di rawat dan di asah dengan cara yang benar akan cepat rusak dan tidak akan awet untuk jangka waktu yang panjang. Bisa di bayangkan betapa menyesal nya kita bila pisau kesayangan tiba tiba tidak bisa di pakai pada saat di butuhkan.

 

Tips Cara Mengasah Pisau

 

Berikut ini adalah 3 Tips Cara Mengasah Pisau  yang benar, ini adalah tips  yang di perlukan oleh para pecinta pisau untuk merawat dan menajamkan pisau kesayangan nya, tips ini sebagiannya  di kutip dari web www.wikihow.com

 

Tips Ke Satu Cara Mengasah Pisau Menggunakan Batu Asah whetstone atau diamond stone

 

Tips Cara Mengasah Pisau

Mengasah Pisau dengan Batu Asah

Pertama, Pilih sudut untuk mempertajam pisau Anda. Jika Anda sudah mengetahui sudut mana yang akan di pertajam, Anda mungkin ingin mempertajamnya di sudut ini lagi. Mengasah pada sudut yang berbeda akan memakan waktu lebih lama dan mungkin hasilnya tidak akan sempurna.

 

Jika Anda tidak mengetahui sudut tajam bawaan pisau, lihatlah pada keterangan  pabrikan pisau Anda atau tanyakan pada toko pisau terpercaya untuk menentukan sudut yang sesuai untuk pisau Anda.

 

Tetapi Jika Anda harus membuat keputusan sendiri, karena tidak memungkinkan untuk bertanya dan mengetahui sudut tajam bawaan pisau anda, maka  pilih sudut 10 ° – 30 ° per sisi.

Sudut yang lebih lebar akan membuat tepi lebih tajam tetapi ketajaman nya tidak bertahan lama; Sudut lebih curam akan memberi tingkat ketajaman yang bertahan lebih tahan lama tetapi pisau tidak akan lebih tajam.  jadi 17 ° – 20 ° adalah kompromi yang baik antara keduanya.

 

Kedua, Lumasi batu asah atau batu berlian Anda dengan sedikit minyak mineral. Carilah minyak khusus untuk mengasah, semacam minyak mineral ringan. Minyak tersebut akan melumasi batu asahnya, sehingga lebih mudah pisau melewati batu, dan juga menahan serutan baja (produk sampingan dari mengasah) yang akan menyumbat pori-pori batu.

 

Namun begitu berhati hatilah sebelum meminyaki batu asahan, periksa dengan baik spesifikasi batu asah anda, batu asah yang paling umum adalah batu carborundum, dan dirancang untuk digunakan basah atau kering, namun hancur saat diminyaki. Namun, ada beberapa batu yang dirancang khusus untuk minyak, dan umumnya akan diberi label sebagai “batu minyak”.

 

Ketiga,  Gunakan panduan sudut untuk mengontrol sudut tepi Anda, jika tersedia. Panduan mengasah adalah alat kecil yang ditempatkan di bawah pisau untuk mempertahankan sudut konstan saat menggores pisau di permukaan batu.

 

Jika tidak, Anda harus mengendalikan sudut dengan tangan, hal ini memang agak sulit dan membutuhkan persepsi sudut yang terbentuk dengan baik, makin lama anada akan terbiasa dan terlatih dlam menentukan sudut asah yang tepat.

 

Salah satu aspek yang paling sulit dalam mengasah pisau adalah mendapatkan sudut yang tepat. Untuk membuat proses ini sedikit lebih mudah, cobalah melukis ujung kedua sisi pisau Anda dengan pena sharpie. Kemudian, sepanjang penajaman, periksa apakah penanda tersebut akan dihapus selama proses berlangsung

 

Keempat, Mulailah di sisi kasar dari batu. Periksa grit pada batu Anda, atau kemasan yang menyertai batu, untuk mengidentifikasi mana yang kasar dan amna yang halus.

 

Secara umum, batu asahan memiliki bulir pasir yang berbeda di kedua sisinya. Sisi kasarnya digunakan untuk menggiling baja, sedangkan sisi pasir halus digunakan untuk mempertajam atau mengasah pisau. Proses penggilingan di lakukan  lebih dulu, jadi Anda mulai dari sisi kasar.

 

Kelima, Untuk sisi simetris, pertajam pisau dengan menyeretnya melintasi batu ke arah yang berlawanan, Anda akan melakukan nya dengan cara mengiris lapisan tipis dari batu.

 

Ke enam, Lanjutkan penggilingan pada sudut ini searah, jangan di putar bolak balik

 

Ke tujuh, Balik pisau itu dan pertajam sisi lain dari pisau sampai Anda menciptakan tepi tajam yang baru.

 

Ke delapan, Balikkan batu itu dan mulai menajamkan satu sisi pisau, kali ini menggunakan pasir halus. Tujuan Anda di sini adalah untuk meluruskan dan menghilangkan grid grid kasar  yang terbentuk setelah mengasah pisau di atas pasir yang lebih kasar. Ini mengubah sisi tajam pisau menjadi lebih halus dan tajam.

 

Kesembilan, Balikkan pisau dan mulailah mengasah sisi pisau yang satu lagi di sisi batu asahan yang halus. Sekali lagi, pastikan Anda menekan kedua sisi pisau dengan bagian halus dari batu asahan.

 

Kesepuluh, Mulailah gesekan bergantian pada pasir halus. Pertajam satu sisi pisau dengan satu gesekan, lalu segera balikkan pisau dan pertajam sisi lainnya. Lakukan ini beberapa kali untuk hasil terbaik.

 

Tips Ke Dua Cara Mengasah Pisau Menggunakan Rod Honing (Sharpening Steel) atau Batang Baja Pengasah

 

Tips Cara Mengasah Pisau dengan baja pengasah

Mengasah Pisau dengan Baja Pengasah

Pertama, Batang Pengasah, atau sebagian orang sering menyebut nya baja, sebenarnya hanya efektif untuk menjaga ketajaman dari pisau yang sebelumnya sudah pernah tajam, jadi tidak efektif untuk menajamkan pisau dari awal seperti halnya dengan batu asahan.

 

Menggunakan tongkat pengasah / baja pengasah secara teratur akan menunda kebutuhan kita untuk menggunakan batu asah atau berlian. Ini adalah hal yang baik,  sebab dengan menggunakan batu-batu asahan mencukur logam dari tepi pisau sehigga akan mengurangi umur pisau itu. Semakin sedikit Anda menggunakan batu asahan pisau akan lebih awet dan tahan lama.

 

Inilah kelebihan batang pengasah / baja pengasah ini, meski sering di gunakan ia tidak banyak mengikis logam pada bilah pisau.

 

Kedua, Pegang batang penahan di tangan yang tidak dominan. Batang harus dipegang pada sudut yang nyaman menghadap jauh dari tubuh Anda. Ujung batang harus ditinggikan di atas pegangan batang.

 

Ketiga, Pegang pisau dengan kuat di tangan dominan Anda. Keempat jari Anda harus memegang pegangannya, sementara ibu jari Anda bisa diletakkan di tulang belakang pisau, jauh dari sisi tajam pisau.

Keempat, Pegang pisau Anda dengan kemiringan kira-kira 20 ° dari batang gagang baja asahan.. Sudut Anda tidak perlu tepat, hanya perkiraan saja. Apapun sudut yang Anda putuskan untuk dipilih, pastikan untuk mempertahankan sudut yang sama selama proses mengasah. Mengubah sudut yang digunakan selama proses mengasah tidak akan menghaluskan logam di dalam pisau sebanyak menggunakan sudut kemiringan yang konsisten.

 

Kelima, Mempertahankan sudut 20 °, pindahkan pisau ke bagian atas batang penahan. Cobalah untuk memulai gerakan ini dengan tumit pisau yang menyentuh batang dan akhiri dengan ujung pisau yang menyentuh batangnya.

 

Untuk menguasai proses ini, Anda perlu menggerakkan lengan, tangan, dan pergelangan tangan Anda. Yang penting untuk mendapatkan gerakan yang tepat adalah menggerakkan pergelangan tangan. Tanpa menggerakkan pergelangan tangan, Anda tidak akan bisa menyapu seluruh bilah pisau dari ujung ke ujung melintasi batang penajam.

 

Keenam, Mempertahankan sudut 20 °, pindahkan pisau di bagian bawah batang penahan. Dengan menggunakan sapuan lengan, tangan, dan pergelangan tangan yang sama, dengan lembut pindahkan pisau ke bagian bawah batang. Gunakan tekanan yang sama.

 

Ketujuh, Lakukan gerakan itu secara konsisten sampai beberapa kali sehingga tercapai tingkat ketajaman yang di perlukan.

 

Tips Ke Tiga Cara Mengasah Pisau Menggunakan Mug Keramik

 

Mengasah Pisau dengan Mug Keramik

Tips Cara Mengasah Pisau dengan mug keramik

Pertama, Tempatkan cangkir kopi  yang tebuat dari keramik dengan posisi terbalik sehingga bagian bawah cangkir terekspos ke udara. Dalam keadaan darurat, cangkir kopi bisa menjadi alat penajam yang sangat efektif jika Anda tidak memiliki peralatan mewah. Bahan keramik mug adalah bahan yang cukup kasar untuk mendapatkan hasil yang baik. Bahkan beberapa batang penajam pun  menggunakan bahan keramik.

 

Kedua, Mempertahankan sudut 20 °, sapukan satu sisi pisau di atas sisi cangkir kopi beberapa kali.

 

Ketiga, Mempertahankan sudut 20 °, ulangi proses menggunakan sisi lain dari pisau.

 

Keempat, Selesaikan proses dengan 6 – 8 gesekan pisau atau sesuai kebutuhan sampai di dapatkan tingkat ketajaman pisau yang perlukan.

 

Demikianlah 3  Tips Cara Mengasah Pisau Dengan baik dan benar, dengan melakukan tips tersebut maka pisau kesayangan bukan hanya akan tajam tetapi juga terawat dan akan awet berumur panjang.

 

Tentu ke 3 tips tersebut masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, anda bisa memilih dan menentukan cara mana yang akan di gunakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada, untuk mengetahu lebih lanjut cara menjaga pisau yang telah di pakai agar tetap tajam, baca artikel Cara Merawat Bilah Golok dan Pisau Setelah di Pakai

Tersimpan di Gagasan Dengan label: , , , , , , ,
%d blogger menyukai ini: