Perempuan dan Jabatan Publik

perempuanPerempuan adalah makhluk terhormat yang dimuliakan Allah sebagaimana Allah memuliakan laki-laki, Allah Berfirman :

“Dan Sesunggunya telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkat mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan

(Al Isra:70)

perempuan adalah makhluk yang berakal dan lurus selama ia tidak terjangkiti berbagai penyakit, sebagaimana laki laki juga terjangkiti penyakit.
Ia di ajak bicara oleh Allah dalam Al Quran dan Sunnah sama seperti Allah berbicara pada Laki-laki.
Perempuan juga di beri beban seperti laki-laki, dan ia bertanggung jawab penuh. Tanggung jawab pidana dan perdata perempuan juga sama seperti tanggung jawab laki-laki.
Jaminan kekayaan nya juga tidak di kurangi, dan seluruh tindakan finansialnya diakui dan berlaku tanpa membutuhkan persetujuan dari suami, ayah, saudara dan selain nya.
Kepemimpinan suami atas istri nya hanya terbatas pada hal-hal yang di lakukan secara bersama-sama dalam keluarga. Ini adalah kepemimpinan dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan musyawarah, sebagai timbal balik tanggung jawab yang di pikul suami.
jadi, secara umum perempuan bukan jenis yang lebih rendah daripada laki-laki, dan perempuan, sebagaimana laki-laki punya hak berpartisipasi dalam pemilu nasional dan daerah.
sebagaimana ia punya hak untuk menduduki jabatan sebagai anggota parlemen dan begitu juga hak untuk menduduki jabatan kepemimpinan, kecuali imam besar dan hal yang bisa di kategorikan ke dalam nya.

Adapun mengenai hal hal yang berkaitan dengan jabatan peradilan, pintu ijtihad masih terbuka, wallahu allam

 

Tersimpan di Gagasan Dengan label:
%d blogger menyukai ini: