Li-Fi Jaringan Nirkabel 100 kali lebih cepat dari Wi-Fi

Li-FiUji laboratorium menunjukkan kecepatan Li-Fi lebih dari 200 Gbps. Dengan kecepatan tersebut, Anda bisa mengunduh 23 DVD hanya dalam waktu satu detik

Mungkin sudah saatnya beralih dari Wi-Fi ke Li-Fi, sebuah teknologi alternatif yang 100 kali lebih cepat dari kecepatan rata – rata Wi-Fi. Para ilmuwan telah menguji teknologi nirkabel yang yang baru ini untuk pertama kalinya dan mencapai kecepatan yang luar biasa yaitu 100 kali lebih cepat dari Wi-Fi.

Li-Fi adalah teknologi nirkabel baru yang mentransmisikan data berkecepatan tinggi menggunakan cahaya (Visible Light Communication atau VLC) bukan gelombang radio.

 

Apa Yang Membuat Li-Fi Beigtu Cepat ?

 

Li-Fi Menggunakan Cahaya Untuk Transmisi

Dengan menggunakan cahaya yang terlihat untuk mengirimkan data, Li-Fi mampu meningkatkan bandwith 100 kali cepat. Ini setara dengan men-download 18 film yang masing – masing 1.5GB dalam 1 detik. Wow.

Tes laboratorium menunjukkan bahwa koneksi Li-Fi bisa mengirimkan hingga 224 gigbits per detik.

Ini pertama kali ditemukan pada tahun 2011 di University of Edinburgh oleh Harold Haas. Dia menunjukkan bahwa cahaya yang berkedip-kedip dari LED dapat mengirimkan data yang lebih dari menara seluler.

Iterasi saat menggunakan Visible Light Communication (VLC) sangat ringan antara 400 dan 800 Terahertz. Ini Seperti mengirim kode biner 0 dan 1 dari cahaya.

 

Li-Fi Seharusnya Muncul Dengan Wi-Fi

Walaupun dengan fakta yang ada, sepertinya keberadaan Wi-Fi tidak terancam. Pencipta Li-Fi mengakui dengan Wi-Fi yang begitu banyak dibangun di masyarakat, sangat tidak realistis jika menggantikannya. Sebaliknya, mereka sedang mencari cara untuk melakukan retrofit ke sistem yang ada saat ini.

Jadi kemungkinan di masa depan kita bisa melompat ke koneksi jaringan data seluler, Wi-Fi dan Li-Fi dengan lancar dari smartphone kita, misalnya.

Haas dan timnya telah meluncurkan merek yang dinamakan PureLiFi yang menawarkan plug and play akses, saat ini terbatas 11.5MB per detik.

Fakta lain tentang Li-Fi adalah bahwa cahaya tidak daat menembus dinding. Banyak yang menyebut ini sebagai kelemahan. Tapi ini sangat cocok untuk diterapkan di kantor – kantor. Satu hal yang perlu diingat, dengan cahaya yang tidak dapat menembus dinding, maka membuat Li-Fi lebih aman dari sniffing.

 

Li-Fi di Masa Yang Akan Datang

Masa depan mungkin menjadi salah satu dimana cahaya dan dan akses internet disediakan dari titik yang sama.

Untuk semua kelebihannya, Li-Fi memang memiliki satu kelemahan. Karena menghantarkan informasi dengan cahaya tampak, perangkat Anda harus berada di ruang dengan lampu yang menyala terang agar Li-Fi bisa bekerja.

Li-Fi tak bisa digunakan dalam ruangan yang gelap atau di bawah sinar matahari. Sinar matahari akan mengganggu cahaya buatan yang mentransmisikan informasi. Li-Fi juga tidak bisa menembus dinding, karena alasan yang sama bahwa cahaya dari ruang tertutup tidak bisa menerangi setiap kamar sekitarnya.

Jadi Wi-Fi masih menjanjikan untuk digunakan, meskipun Li-Fi telah diimplementasikan secara luas.

 

sumber :

http://nationalgeographic.co.id/

Cara Pintar Belajar Komputer

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *