Generasi Z dan Perubahan Zaman

Generasi XYZ

Generasi Z foto by eithea_net

Menurut hasil penelitian dan survey di belahan dunia barat sana, sudah ada banyak pembahasan mengenai adanya kelompok-kelompok generasi, yang di sebut Generasi XYZ,  Di kutip dari berbagai sumber, kelompok kelompok tersebut terbagi atas  :

Lost Generation

dikenal juga dengan “Generation of 1914” di Eropa.

Mereka adalah orang yang berjuang di dalam Perang Dunia Pertama.

Greatest Generation

Dikenal juga dengan “G.I. Generation” – lahir sekitar tahun 1901-1924
Mereka adala yang berjuang di dalam Perang Dunia Kedua.

Silent Generation

Dikenal juga dengan “Children of the Great Depression” – lahir dari tahun 1925 hingga 1945.

Baby Boomers

Lahir selepas Perang Dunia Kedua dari tahun 1946 hingga 1964.
Dinamakan begitu pada masa ini generasi muda sudah berani untuk memiliki banyak keturunan. Dilihat sebagai generasi yang “mewah” kerana lahir di dalam keadaan ekonomi yang lebih baik dari generasi sebelumnya.

Generation X – GEN X

Dikenal juga dengan 13th Generation dan Baby Busters – lahir di penghujung 1960-an hingga awal 1980-an (tidak lebih dari 1982)

  • Generasi yang mampu beradaptasi,
  • Mampu menerima perubahan dengan baik dan dikatakan generasi yang tangguh.
  • Memiliki karakter mandiri dan loyal.
    sangat mengutamakan citra, ketenaran dan uang.
  • Cepat beradaptasi, mandiri dan pekerja keras.
  • Kekurangannya adalah selalu menghitung kontribusi yang telah diberikan perusahaan terhadap hasil pekerjaannya

Generation Y – GEN Y

Disebut juga dengan Millenium Generation, Generation Next, Net Generation, Echo Boomers – lahir pada penghujung 1970-an hingga awal 2000

  • Pola komunikasinya sangat terbuka dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.
    Generasi sebelumnya suka menuduh dengan sebutan tidak tahu tata krama
  • Mereka juga pemakai media sosial yang fanatik dan kehidupannya sangat terpengaruh dengan perkembangan teknologi
  • lebih terbuka dengan pandangan politik dan ekonominya sehingga mereka terlihat sangat reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya.
  • Lebih concern terhadap ‘wealth’
  • Pada saat muda, Generasi Y ini sangat tergantung pada kerja sama kelompok.
  • Pada saat mereka mulai dewasa mereka akan berubah menjadi orang-orang yang akan lebih bersemangat apabila bekerja secara berkelompok terutama di saat-saat krisis.
  • Pada saat paruh baya, mereka akan semakin energetik, berani mengambil keputusan dan kebanyakan mereka mampu menjadi pemimpin yang kuat.
  • Pada saat mereka tua, mereka akan menjadi sebagai sekelompok orang tua yang mampu memberikan kontribusi dan kritikan kepada masyarakat

Generation Z – GEN Z

Disebut juga dengan Generation I, Internet Generation, Generation Text – lahir dari awal 1990-an sampai 2010
Generasi ini lahir dan membesar dengan teknologi Internet. Bill Gates menyebut generasi ini sebagai Generasi I, Information. Terjemahannya kurang lebih seperti di bawah ini :

“Saya mulai berfikir bahwa anak-anak yang lahir 10 tahun terakhir sebagai Generation I, generasi Internet. Akibat dari berinternet terus menerus tidak akan terasa oleh kita melainkan oleh mereka. Mereka tidak akan memiliki kenangan hidup tanpa internet. Mereka akan merasa aneh dengan rekaman album kita, karena bagi mereka, musik adalah sesuatu yang dengan mudah bisa diunduh dari Web ke komputer mereka dan mereka bisa menyusun dengan tepat lagu-lagu yang ingin mereka dengarkan. Dan Ketika buku belum menghilang, membaca sebuah novel secara online tidak akan menjadi hal yang aneh. Generasi I akan mampu untuk memahami internet lebih dalam dari apa yang kita ketahui saat ini. Generasi baru ini akan menjadi agen perubahan seiring dengan perluasan manfaat internet di bidang pendidikan, penelitian ilmiah dan aplikasi bisnis yang bahkan tidak terbayangkan oleh kita.”

 

  • karekter GEN Z
    Fasih Teknologi. Mereka adalah “generasi digital” yang mahir dan gandrung akan teknologi informasi dan berbagai aplikasi komputer.
  • Mereka dapat mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan secara mudah dan cepat, baik untuk kepentingan pendidikan maupun kepentingan hidup kesehariannya.
    Sosial.
  • Mereka sangat intens berkomunikasi dan berinteraksi dengan semua kalangan, khususnya dengan teman sebaya melalui berbagai situs jejaring, seperti: FaceBook, twitter, atau melalui SMS.
  • Melalui media ini, mereka bisa mengekspresikan apa yang dirasakan dan dipikirkannya secara spontan. Mereka juga cenderung toleran dengan perbedaan kultur dan sangat peduli dengan lingkungan.
    Multitasking.
  • Mereka terbiasa dengan berbagai aktivitas dalam satu waktu yang bersamaan.
  • Mereka bisa membaca, berbicara, menonton, atau mendengarkan musik dalam waktu yang bersamaan.
  • Mereka menginginkan segala sesuatunya dapat dilakukan dan berjalan serba cepat.
  • Mereka tidak menginginkan hal-hal yang bertele-tele dan berbelit-belit.
    cenderung berkurang dalam komunikasi secara verbal, cenderung bersikap egosentris dan individualis, cenderung menginginkan hasil yang serba cepat, serba-instan, dan serba-mudah, tidak sabaran, dan tidak menghargai proses.

Generasi A GEN ALPHA

Lahir pada kisaran tahun 2011 – 2025
Merupakan anak dari generasi Y dan Z, yang lebih berkemampuan, dengan jumlah anak yang sedikit dan dengan peluang yang terbuka terhadap  pilihan hiburan dan juga teknologi, generasi ini merupakan generasi yang sangat materialistik

  • Mewarisi kemewahan material dari  Generasi X dan Y yaitu ibu bapa mereka.
  • Berpendidikan tinggi
  • Hidup dibantu oleh gadget gadget berteknologi tinggi.
  • Tidak mempunyai skill atau kemahiran yang banyak dan tidak berminat untuk menambah kemahiran dari yang yang ada
  • Terobsesi dengan benda/alat/produk baru (brand new) dan apabila sudah bosan akan membuangya dan digantikan dengan yang lebih baru.
  • Di ramalkan sebagian besar dari mereka  mengalami Obesitas atau mengalami berat badan yang berlebihan akibat kurang gerak fisik sebagai konsekwensi dari pola  hidup di dalam dunia teknologi yang semuanya berada di hujung jari tanpa perlu keluar dari rumah.
  • Kurangnya semangat sosial dan kerjasama. Tidak akrab dengan tetangga dan juga rekan kerja, tingkat individualistik nya tinggi, hampir semua pekerjaan bisa mereka selsaikan dengan teknologi yang ada.

 

Sebenarnya tidak mutlak bahwa seseorang akan memiliki karakteristik seperti kelompok generasi yang disebutkan di atas berdasarkan tahun kelahirannya. Tentunya bagaimana orang tuanya mendidik dan lingkungan dimana dia tinggal juga memberikan pengaruh terhadap karakteristik yang dia miliki.

Tapi boleh jadi dia tetap memiliki salah satu dari karakteristik generasi di atas atau bahkan gabungan dari beberapa diantaranya.

Sangat dimungkinkan perbedaan generasi di suatu lingkungan akan membuat suasana yang tidak menyenangkan jika tidak dibarengi dengan pengetahuan dan pengertian terhadap karakteristik dari masing-masing generasi.

Sumber utama http://eithea.net dan beberapa sumber lain

 

Tersimpan di Gagasan Dengan label:
%d blogger menyukai ini: