Suatu Sore Ketika Ibu Ibu Bagi Bunga

ibu-tebar-bungaMenjelang Sore hari ini (22/12/16) ada pemandangan unik, menarik dan heboh di depan PT Il jin Sun , Cibening. ada banyak Ibu ibu berkumpul, bersama anak anaknya mereka bagi bagi bunga kepada karyawati pabrik yang beranjak pulang.

Ibu ibu itu tampak ceria saat membagikan bunga, begitu pula ibu ibu karyawati yang menerima, meski awalnya tampak terkejut, tapi kemudian mereka tertawa bersama, sebuah kejutan yang menyenangkan bagi mereka yang telah penat seharian bekerja.

“Kami membagikan bunga ini tidak ada maksud apa apa, hanya berbagi kebahagiaan saja di hari ibu ini, ini bunga kami buat sendiri, di rangkai dari bahan bahan yang ada di rumah kami, di rangkai dengan penuh cinta. maka nya kualitas nya bagus, ini bunga layak jual looooo” demikian di sampaikan salah seorang Ibu.

Acara makin hangat sangat personil kepolisian dari Polsek Cibening Ikut bergabung bersama Ibu ibu dan Ikut membagikan Bunga.

 

Tebar Bunga di Hari Ibu

Tanggal 22 Desember telah dinobatkan sebagai Hari Ibu Nasional. Hari tersebut begitu bersejarah bagi kaum perempuan di Indonesia. Sejak disahkannya Hari Ibu oleh Presiden Soekarno pada tahun 1953.

Hari Ibu pertama kali dirayakan pada tanggal 22 Desember 1953 melalui Dekrit Presiden Nomor 316 Tahun 1953. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia. Kongres Perempuan Indonesia pada saat itu merupakan salah satu perkumpulan yang sangat aktif berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Selain itu, kongres yang diikuti oleh organisasi wanita Aisyiah ini berhasil menempatkan peran perempuan tidak saja di dalam keluarga, tapi juga masyarakat dan negara, demikian di jelaskan oleh Ibu Endang, Sekretaris Bidang Perempuan Dan Ketahanan Keluarga PKS Purwakarta.

“Kami Mengadakan kegiatan seperti ini di 8 Kecamatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan hari ibu, selain bagi bunga kami juga menghimbau seluruh kader untuk memberi hadiah kepada ibu dan saudara ibu kandung nya, dan yang pasti mendoakan mereka dengan do’a terbaik kita sebagai anak nya” lanjut Ibu Endang.

“Pada Hari Ibu ini, kita juga kembali diingatkan dengan semua perjuangan Ibu. Apapun kondisinya, kita harus senantiasa memberikan penghormatan kepada seorang Ibu. Mereka, rela mempertaruhkan nyawa mereka untuk melahirkan kita ke dunia. Maka, coba kita kembali menakar apakah yang kita lakukan kepada Ibu kita selama ini sudah mampu mendatangkan ridha-Nya atau tidak. Karena, ridha Allah itu bertumpu pada ridha seorang Ibu” Demikian Ibu Endang menutup Penjelasan nya.

patriapurwakarta.com

Tersimpan di Sisi Lain Dengan label: , ,
%d blogger menyukai ini: