Generasi Z dan Masa Depan Dunia

Generasi Z PurwakartaGenerasi Z dan Masa Depan Dunia, judul yang bombastis. Generasi Z  adalah generasi anak-anak yang lahir  tahun  1995  ke atas, tahun di mana internet, gadget dan sosmed sudah jadi menu sehari-hari. Setelah era baby boomers, kini Gen Z   inilah yang akan  mendominasi populasi dunia.

Generasi Z ini, meraka adalah anak dari Generasi Y dan Generasi X, mereka lahir dan besar di dunia yang berbeda dengan orang tua nya, sikap bijak orang tua mengahdapi mereka sangat penting untuk tumbuh kembang mereka, sebagai mana di ungkapkan oleh Elvina Lim kusumo, Founder IMC-IndinesiaMontesori.com berikut ini :

 

Anak yang di lahirkan di era kemajuan teknologi  ini sebenarnya sangat beruntung, mereka bisa dengan cepat mengakses informasi dari berbagai belahan dunia hingga membangun network dengan masyarakat dari berbagai penjuru untuk saling tukar pikiran.

Namun, tidak serta merta mereka di sodori gadget sejak dini.

Sebagai ibu dari Caleb kusumo (3 tahun) saya masih membatasi exposure Caleb dengan gadget, terutama saat usia 2 tahun pertama.

Sebab, saya percaya bahwa pengalaman terbaik bagi anak usia dini adalah segala hal yang di sampaikan secara konkret dan langsung dia lakukan

interaksi anak usia dini dengan gadget dan sejenisnya lebih di batasi dan harus di pantau. orang tua Generasi Z   bisa memilah terlebih dahulu konten nya, di pilih yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga, usia dll.  Sayang jika masa golden age anak tersebut terpaku pada gadget semata

Usaha untuk mengoptimalkan potensi Generasi Z  ini bukan menghindarkan nya dari kemajuan teknologi, Tetapi harus menyeimbangkan juga dengan membuat mereka aktif berkegiatan atau beraktivitas lainya serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. kegiatan nya pun beragam dan nggak harus mahal.

(Elvina Lim kusumo, Founder IMC-IndinesiaMontesori.com)

 

Hasil poling dan interview im zetizen dari jawa pos mengenai generasi  Z

 

  • Generasi Z   dekat dan respek banget sama orang tua mereka, sebanyak 82 % dari mereka slalu menanyakan pertimbangan orang tua sebelum mengambil keputusan.
  • Cara belajar paling di sukai belajar sambil praktek (33,7%) belajar dengan teman (32%) online lesson (21.1%) baca buku (16.8%)
  • 91,5% Zetizen setuju bahwa pelajaran seharusnya mereka rancang sendiri
  • Generasi Z   jago mencari informasi dan mengedukasi diri nya sendiri, bukti nya 6 di antara 10 zetizen masih suka membaca buku atau menonton berita sambil ngasih coment di medsos
  • 24 hours online. gak heran online music, streming dan youtube adalah “radio” bagi mereka.
  • Sebanyak 93% Generasi Z   nonton video di YouTube minimal 1 kali dalam seminggu
  • Rata rata menghabiskan 15.4 jam di depan smartphone dalam seminggu. Tapi 8 dari 10 zetizen masih punya lebih banyak teman di dunia nyata
  • Daripada membaca teks, Gen Z   lebih suka komunikasi dengan foto, video dan animasi
  • Multitasker, bisa melakukan satu kegiatan sambil online di 4-5 gadget berbeda
  • Generasi Z punya semangat entrepreneurial tinggi. 53,5% zetizen memilih membangun bisnis mereka sendiri (star-up /kolaborasi) daripada bekerja di perusahaan terkemuka
  • 72 % Generasi Z   menjadikan hobi mereka sebagai full time job
  • 1 di antara 2 zetizen udah mulai berfikir untuk berinvestasi kekayaan
  • 83 % Generasi Z   menyatakan jangka waktu yang ideal untuk menetap pada pekerjaan pertama mereka kurang dari 3 tahun. di perkirakan Generasi Z   bisa berganti pekerjaan 15-17 kali dengan 5 bidang karir/perusahaan berbeda
  • pekerjaan semacam freelancer dengan jam kerja flexible juga menjadi salah satu opsi pavorit Gen Z

 

 

sumber :

http://indonesiamontessori.com/,

http://www.zetizen.com/

 

 

 

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *