Cahaya Iman di Balik Kebingungan

Cahaya Iman di Balik KebingunganCahaya Iman di Balik Kebingungan

Wahai orang yang sedang kebingungan di padang kehidupan, sampai bilakah engkau hidup dalam petualangan dan kesesatan padahal di tanganmu ada pelita yang bersinar terang?

 

Telah datang kepadamu cahaya dan kitab yang terang dari Allah. Allah membimbing kamu dengannya, siapa yang mengikuti ridha-Nya ke jalan keselamatan. dan membawa mereka dengan izin-Nya. Keluar dari kegelapan menuju cahaya.   Menunjuki mereka jalan yang lurus.

 

“Wahai Ahli kitab, sungguh Rasul kami telah datang kepadamu, menjelaskan kepadamu banyak hal dari (isi) kitab yang kamu sembunyikan dan banyak (pula) yang dibiarkanya.  Sungguh Telah datang kepadamu Cahaya dari Allah, dan Kitab yang menjelaskan.

Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti kerhidoan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada cahaya dengan idzin-Nya dan menunjukkan kejalan yang lurus”

(Al-Maidah : 15-16)

 

Wahai saudara yang sedang penat dan letih, yang tersungkur di bawah tindihan noda dan dosa, kepadamu kusampaikan bisikan kata,  bahwa pintu Ampunan Tuhanmu luas terbuka.

Dan ratap tangis orang yang bersalah lebih di sukai daripada doa orang yang patuh.

 

Duduklah engkau di malam sunyi, berbisik kepada Ilahi, menghadap dengan sepenuh hati. Alirkanlah air mata penyesalan dan kesedihan, ucapkanlah kalimat Istighfar dan kata Taubat. Semoga Allah menghapuskan semua noda dan dosamu dan mengangkat tinggi derajatmu.

Dan semoga pula engkau menjadi orang yang di dekatkan kepada-Nya.

 

‘Sungguh! Allah cinta orang yang Taubat dan cinta orang yang Bersuci Diri.’ 

(Al Baqarah:222)

 

Alangkah dekatnya Tuhanmu kepada dirimu, sedangkan engkau tidak mau mendekati-Nya.

Alangkah cintanya Dia kepadamu, sedangkan engkau tidak mau mencintai-Nya.

Alangkah besarnya kasih sayang-Nya kepadamu, sedangkan engkau melupakan hal itu.

 

Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya Allah Ta’ala membuka tangan-Nya pada waktu malam supaya bertaubat orang yang melakukan kesalahan pada siang hari dan Dia membuka tangan-Nya pada waktu siang supaya bertaubat orang yang melakukan kesalahan pada malam hari. Begitulah hingga matahari terbit dari barat.’ (Riwayat Muslim)

 

Tahun demi tahun yang baru lagi, Waktu berlalu dan kita hanya dapat sesali dosa-dosa. Maka kita perlu mengatur langkah sebaik-baiknya agar tidak tergelincir lagi.

 

Dan untuk menghadapi masa yang akan datang, kita buat persiapan berupa hati yang bersih, niat yang suci, dan kemauan yang kuat untuk melakukan kebajikan.

 

Dan akan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari  kiamat, maka tidak ada seorangpun  dirugikan walau sedikit, sekalipun hanya  sebesar  biji sawi , pasti Kami mendatangkan nya (pahala)86016517236. Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.’ (Al-Anbiya:47).

‘Sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat dan beriman. Yang berbuat amal kebajikan, kemudian tetap bersama petunjuk.’ (Thaha:82).

 

Wahai saudara-saudara yang telah letih, yang tersungkur di bawah tindihan noda dan dosa-dosa, Janganlah anda berputus asa dan jangan pula putus harapan.

 

Inilah saat pengampunan yang datang bersamaan dengan datangnya tahun baru. Inilah hembusan angin penerimaan taubat yang dengan lemah lembut menerpa wajah baru yang sempurna dan indah.

 

Inilah cahaya hidayah yang memancar bersamaan dengan terbitnya bulan sabit yang cerah dan indah.

 

awal tahun 2017 patriapurwakarta.com

Tersimpan di Religi Dengan label:
%d blogger menyukai ini: